Kategori: Refleksi Iman

  • Kedewasaan dalam Iman

    Menemukan Kedewasaan dalam Beriman Nyata

    Kedewasaan dalam beriman tidak terjadi dalam sekejap. Ia tumbuh dari kesadaran, keraguan, dan keberanian untuk mempertanyakan hal-hal yang dulu diterima begitu saja. Kebanyakan dari kita mengenal iman dalam bentuk yang sederhana: percaya karena diajarkan, mengikuti karena terbiasa. Tidak salah, karena dari situlah langkah pertama dimulai. Tapi seiring waktu, iman yang matang tak lagi hanya soal…

    Read More: Menemukan Kedewasaan dalam Beriman Nyata
  • Pertumbuhan Iman

    Pertumbuhan Iman Melalui Ujian Hidup dan Kesulitan Sehari-hari

    Banyak orang berharap imannya tumbuh di taman yang indah—dikelilingi kedamaian, kemudahan, dan tawa. Tapi hidup tak selalu seperti itu. Justru dalam tanah yang keras dan kering, benih kepercayaan diuji. Dan dari sanalah, pertumbuhan iman sejati mulai terlihat. Dina, seorang ibu dua anak yang kehilangan suaminya dalam kecelakaan mendadak, pernah merasa seluruh hidupnya runtuh. Ia bertanya-tanya…

    Read More: Pertumbuhan Iman Melalui Ujian Hidup dan Kesulitan Sehari-hari
  • krisis iman

    Ketika Krisis Iman Retak Sunyi di Tengah Keraguan

    Ada masa dalam hidup ketika kata-kata yang dulu menenangkan kini terasa hampa. Doa yang biasanya mengalir lancar tiba-tiba terhenti di tenggorokan. Dan rasa percaya, yang selama ini menjadi sandaran, perlahan tergelincir menjadi tanya. Inilah momen yang sering kita sebut sebagai krisis iman—saat hati dirundung keraguan, dan jiwa merasa jauh dari cahaya. Saya mengenal seseorang bernama…

    Read More: Ketika Krisis Iman Retak Sunyi di Tengah Keraguan
  • renungan harian bijak

    Renungan Harian Bijak: Menyikapi Hidup dengan Tenang dan Penuh Makna

    Pagi itu seperti biasa. Lalu lintas padat, notifikasi tak berhenti berdenting, dan agenda harian yang tak kunjung habis. Tapi di tengah hiruk pikuk itu, ada satu momen hening yang datang dari secangkir kopi hangat dan sebaris kalimat sederhana dalam buku kecil di meja kerja: “Ketenangan bukan ketika segalanya berhenti, tapi ketika hati tetap diam meski…

    Read More: Renungan Harian Bijak: Menyikapi Hidup dengan Tenang dan Penuh Makna

Search

Popular Posts

  • Ternyata Ada Goa Maria dan Kapel Kaca Hening di Jakarta Selatan
    Ternyata Ada Goa Maria dan Kapel Kaca Hening di Jakarta Selatan

    Ringkasan: Ruang hening itu ada di kompleks Gereja Katolik Ratu Rosari, Paroki Jagakarsa, kawasan Desa Putera. Di dalamnya ada Goa Maria, Patung Pieta, Jalan Salib terbuka, dan Kapel Adorasi bermaterial kaca. Kapel itu diberkati pada 15 Februari 2026 dan buka setiap hari pukul 08.00–20.00 WIB menurut laporan BeritaSela. Di mana Goa Maria dan kapel kaca…

  • Jangan Lupa Hari Pangan Sedunia 16 Oktober, Saatnya Jemaat Berbagi
    Jangan Lupa Hari Pangan Sedunia 16 Oktober, Saatnya Jemaat Berbagi

    Ringkasan: Hari Pangan Sedunia 2026 jatuh pada Jumat, 16 Oktober. Laporan terbaru PBB mencatat 645 juta orang masih kelaparan, dan 2,7 miliar orang belum mampu membeli makanan sehat. Di Indonesia, makanan terbuang tiap tahun cukup untuk memberi makan puluhan juta orang. Panduan ini membantu jemaat mengubah angka itu menjadi aksi berbagi yang konkret, aman, dan…

  • Retret Spiritual Jadi Pelarian Utama Gen Z dari Burnout Digital
    Retret Spiritual Jadi Pelarian Utama Gen Z dari Burnout Digital

    Ringkasan: Burnout digital menyerang Gen Z lebih keras dibanding generasi lain, dan sebagian dari mereka mulai melirik retret spiritual sebagai jalan pemulihan. Tapi datanya tidak sesederhana narasi populer — riset justru menunjukkan motivasi Gen Z berbeda dari Milenial dalam mencari wellness tourism, dan itu penting dipahami sebelum memilih retret yang tepat. Apa itu Retret Spiritual…